random

Kupikir, titik terendah itu hanya datang sekali.
Tadinya, diotakku hanya ada plan A sampai Z yang sudah terbaris rapih.
Sampai akhirnya, waktu menjawab

Jatuh dititik yang kupikir rendah nyatanya belum cukup dalam.
Saat merasakan sakit yang terlampau bertubi kupikir akan segera mati, hahaha.

Nyatanya, aku masih disini.
Jantungku masih berdegup, hidungku masih kembang kempis wkwkwk.

Apakah mudah?
O tentu tidak fergusoo.

Kadang, harus kugigit bibir atau tangan untuk alihkan sesak.
Tidak baik, tapi itu membantu.

Harusnya aku sudah tau, akan ada banyak hal yang tidak sesuai dengan anganku.
Bodohnya, harap itu tetap ada.
Kecil memang, tapi masih disana.

Menyedihkan rasanya diumur yang harusnya mulai mapan, justru terkatung.
Walau demikian, aku harus tetap bersyukur.
Badanku masih cukup sehat untuk diajak banting tulang, wkwkwk.

Aku banyak kehilangan banyak hal.
Tidak untuk diratapi, namun bisajadi bahan ajar diri.

Salah satu paling kuhindari tapi terjadi...

Pertikaian dengan teman, walau akhirnya aku luluh lagi -_-

Entah, bertukar lelucon saja bikin mood rasanya baik lagi.
Hampir lupa semalaman overthinking.
Seharian mengurung diri, juga tak asik jadi teman tukar cerita lewat pesan.

Pengecut emang, dasar! hahaha.

One of us need help.
Terus hilang, dih. Sok misterius -_-

Kalau ini bukan perkara pasangan, kau sudah kudatangi.
Kutempeleng biar sadar, terus teriak pake toa sekalian...
Tarik napas dalam-dalam.. lalu...

"GUOBLOOKKK KAUU!"

Ah, lega pasti.

Dahlah, mau dibilangin bagaimana juga kalau bukan kau yang mau sadar, kita bisa apa?
Ya ketawain lahhh, sambil goblog²in dalam hati. Gedeg woe GEDEGGG!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mu

Baru

stronger