-7
Tersisa tujuh hari, sebelum aku benar-benar akan melangkah jauh. Meninggalkan tempat paling nyaman yang pernah kutemui. Walau berakhir tidak baik, tempat itu akan tetap ada sebagai tanda bahwa hati ini pernah tulus, raga ini pernah bahagia, hati ini pernah percaya akan cinta dan ketulusan. Sebelum akhirnya sirna dan berganti trauma yang tak pernah kuduga akan datang dari orang yang pernah paling kupercaya. Sudah hampir tiga bulan lamanya. Tiap malam kepikiran, bertanya-tanya dalam kepala salahnya dimana. Bergelut dengan akal bolehkah kuberi kesempatan sekali lagi? Akhirnya, malam yang kunanti kembali. Tidurku mulai nyenyak setelah tiga bulan. Melihatmu sekali lagi walau hanya dalam gambar sudah tak menyulut amarah. Mengingatmu pergi dengan pilihanmu pun, aku sudah tak masalah. Pergulatan akal dan hati yang sungguh tidak bisa dibilang mudah. Bisa kah kau pikir? Bagaimana kerasnya aku menahan diri untuk mencarimu saat aku benar-benar rindu kala itu. Bahkan jadi jauh lebih berat saat...