let u
Aku ingin meminta maaf atas doa-doa buruk yang kuucap. Pada sujudku dimalam hari yang sesenggukan hadapi kenyataan bahwa berubahmu selama ini bukan tanpa alasan. Untuk segala sumpah serapah pada beberapa teman dan sahabatku, mengutuk perlakuanmu padaku. Karena kenyataannya, aku tidak pernah benar-benar bisa membenci orang yang kusayangi bahkan dititik terendah dan kondisi paling buruknya. Nyatanya, aku tak pernah setega itu berharap hancurmu. Aku sadar, pergimu dengannya pasti juga karenaku. Apa iya aku seburuk itu? Lama sekali kenangan diawal kita bertemu, saat kau begitu gigih padaku yang sejujurnya saat itu sedang krisis percaya pada laki-laki terdahulu, bagaimana kamu yang sabar tenangkan aku yang kerap dilanda bom perasaan ingin mati. hehe. Semuanya berputar dikepala, tentang wajah khawatirmu saat menjemputku waktu tabrakan dengan orang mabuk, lalu raut wajahmu berubah marah ingin mencari orang itu tapi aku bilang tidak perlu, seketika wajahmu tenang kembali. Saat pulang, kau mena...