Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

karena kau, bangkee

Karenamu, Kutinggalkan banyak hal. Kuabaikan semua yang kiranya bisa sakiti hati. Aku yang tadinya bebas, memasung diri. Feeling sahabat memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan sebelum bertemu, kulihat pandangnya meragu. Kalau boleh jujur, sebenarnya aku juga sama ragu. Hanya saja, kurayu diriku agar sedikit membuka. Masa iya, harus beku sepanjang hidup? Pikirku kala itu. Polos sekali kau bloggg bloggg Sekeras itu aku merayu diri. Bahkan coba mantapkan hati lewat malam-malam hening. Kuhela nafas, nampak tak ada jawab Tuhan. Waktu kian berganti. Sekian lama coba membuka diri, satu persatu petunjuk mulai buka mataku. Naasnya, kupilih berkeras kepala. Mengabaikan, selalu berdalih dengan ragam kemungkinan. Sibuk mungkin, tak sempat mungkin. Ternyata, Allah sudah menjawab tanyaku. Aku saja yang bandel. Kini kutahu salahku, bahwa aku tidak pernah siap untuk pilihan kedua. Aku terlalu sibuk kendalikan diri untuk pilihan pertama. Baiklah, tawakkal ku rasanya diuji kali ini. Benar saja...