are u read this?
Aku pernah membagi kisah, saat polosnya aku mencerita tentang mimpi semalam. Topik biasa, dalam mimpi itu kudapati sebelah sendalku hilang. Kulihat diriku bingung, panik, meminta tolong kemana-mana. Aku mengetik sangat antusias. Seperti biasa saat aku membagi cerita padamu. Sejak mengenalmu aku jadi cerewet sekali. Hihi. Terimakasih ya, sudah mau jadi telingaku tahun belakangan. Kamu selalu sabar, berusaha mencerna apa kataku yang kadang tak jelas. Ehehe. Namun, kurasa belakangan kamu jadi agak dingin :( Apa kamu bosan? Atau sudah lelah? "Oh, mungkin kamu akan kehilangan seseorang", jawabmu kala itu. Aku tertegun, lalu polos saja menjawab. "Ah, jangan. Gapapa sendalku hilang. Aku gamau kehilangan orang lagi!" Sekarang aku sadar, akhirnya aku tahu. Ternyata yang kamu maksud akan "hilang" itu dirimu, juga perasaanmu (yang entah memang pernah ada atau tidak) Tahu tidak? Aku mengecewakan beberapa hati yang mendekat demi menjaga hatimu. Tapi malah kamu yang men...